Senin, 27 Juli 2015

Asa Terkubur Masa

Asa berbaris rapih
Bayangan indah dalam mimpi
Kenyataan berharum mewangi
Hanya harapan meratapi diri

Aksara pedih terlontar jelas
Diam seribu bahasa
Butiran air membasahi pipi
Asa yang sudah dibangun, roboh secara perlahan

Titik Keseimbangan Hidup

Setelah kita memahami apa yang sebenarnya menjadi pangkal hidup tidak bahagia, maka selanjutnya kita harus mencari titik keseimbangan hidup diri kita sendiri. Pada tulisan sebelumnya telah dijelaskan ada dua hal yang menjadi pangkal hidup tidak bahagia yakni ketidakmampuan diri dalam mengatasi perasaan dukacita akibat kegagalan dan ketidakberdayaan dalam mengelola kegembiraan yang disebabkan oleh kesuksesan.

Pangkal Hidup Tidak Bahagia

Banyak orang yang bertanya, apa sih sebenarnya yang membuat seseorang itu hidup bahagia?
Tak sedikit dari mereka yang menjawab bahwa harta yang melimpah, tubuh yang sehat, istri yang cantik, anak yang pandai, makanan yang sedap dan segala hal itu merupakan salah satu jalan untuk mencapai kebahagiaan hidup.

Minggu, 26 Juli 2015

Hijrah; Perjalanan Indah Namun Berliku

Lubang itu, kini berusaha ku tutup.
Menghapus goresan luka nan berdarah.
Berdarah bukan karena apa.
Tapi kejahilan diri dalam asa.

Ketika impian "bersama" mulai sirna.
Ditelan ego yang terbuai nafsu jiwa.
Tersadar bahwa semua adalah kehendak dari-Nya.
Mengacau pikiran dan nurani dalam dada.

Minggu, 19 April 2015

Sebuah Inisiatif Hati

Kala pikiran berkalut dengan segala problematika.
Kala hati terbolak-balik mengikuti kodrat-Nya.
Kala perasaan tak mungkin lagi dibisikkan dalam alunan suara.

Saat itulah, coretan demi coretan tergores tanpa arah menghujamkan ujung pena dalam putihnya lembaran kertas. Tak terasa kini tulisan-tulisan itu terkumpul dalam sebuah memoriam masa lalu.